1. Skip to Main Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer
Last Updated:Friday 25 April 2014, 06:27

Kunjungan ke Kampoeng Wisata Bisnis Tegalwaru

Written by  Iskandar 28 February 2013 Published in Berita

 

Pada tanggal 20 Februari 2013 lalu, Yayasan Pandu Cendekia bersama dengan PT. Indolearning melakukan kunjungan ke Kampoeng Wisata Bisnis Tegalwaru, Bogor. Kunjungan ini pertama dilakukan oleh Yayasan Pandu Cndekia dan kawan-kawan dari Indolearning. Kampoeng Wisata Bisnis merupakan kegiatan pengembangan bisnis dan pemberdayaan masyarakat yang dipelopori oleh ibu Tatiek. Beliau telah melakukan kegiatan ini semenjak dua tahun yang lalu.

 

Dalam bincang-bincang dengan bu Tatiek, beliau menceritakan bagaimana kegiatan ini dimulai. Cukup banyak cobaan, rintangan dan kendala-kendala yang dihadapi, tapi beliau mampu menghadapinya dengan bersabar. Selama dua tahun, Kampoeng Wisata Bisnis dengan kegiatan usahanya telah memiliki omzet sebesar dua milyar rupiah perbulan, sebuah angka yang cukup besar.

 

Kampoeng Wisata Bisnis bukan hanya melakukan kegiatan usaha tapi juga mengadakan pelatihan-pelatihan usaha bagi masyarakat umum yang ingin melakukan usaha sesuai dengan pelatihan yang diadakan. Sudah cukup banyak pelatihan-pelatihan yang diadakan oleh Kampoeng Wisata Bisnis, baik dilokasi tempat kegiatan Kampoeng Wisata Bisnis berada, atau di lokasi lain sesuai dengan permintaan peserta pelatihan.

 

Melihat keberhasilan bu Tatiek dalam mengembangkan usaha yang berbasis pemberdayaan masyarakat menginspirasi kami sebagai sebuah Yayasan yang juga memiliki basis yang sama untuk mengadopsi kegiatan Kampoeng Wisata Bisnis untuk diaplikasikan ditempat lain yang menjadi basis pemberdayaan Yayasan Pandu Cendekia. insyaAllah dalam waktu dekat Yayasan Pandu Cendekia akan memulainya dengan mengadakan pelatihan usaha yang diikuti oleh para orang tua atau wali anak asuh YPC yang kemudian ditindak lanjuti dengan kegiatan usaha yang disponsori oleh Yayasan Pandu Cendekia.

 

Mudah-mudahan kegiatan ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat khususnya para peserta, sehingga mereka dapat hidup mandiri dan terhindar dari ketergantungan bantuan lembaga-lembaga sosial,bahkan diharapkan mereka mampu ber metamorfosa dari mustahik menjadi muzakki, amin.

 

Pengunjung Online

We have 20 guests online

Kolom Iklan